Iklan

Iklan

Dari Eropa ke Bali: 24 Jam Pelarian Gembong Narkotika yang Menguak Celah Global

Jaring News
April 01, 2026, 13:43 WIB Last Updated 2026-04-01T05:43:03Z

Lolos dari operasi besar Eropa, melintasi batas negara, dan baru dihentikan saat mendarat di Bali. Ini bukan pelarian biasa—ini pergerakan yang diduga sudah dirancang.(foto istimewa)


Denpasar, Jaringnews.id — Dalam waktu kurang dari 24 jam, seorang buronan kelas kakap Eropa berhasil berpindah dari tekanan operasi besar kepolisian… ke gerbang Indonesia.

Nama itu: Steven Lyons (45).

Sehari sebelumnya, aparat gabungan di Eropa menggelar operasi besar yang melibatkan Guardia Civil dan Police Scotland. Hasilnya, 45 orang anggota jaringan kriminal ditangkap.

Namun satu nama justru hilang dari radar.

Lyons.

Alih-alih tertangkap, ia justru:

Menghindari penyergapan

Keluar dari wilayah operasi

Mengakses jalur penerbangan internasional

Dan terdeteksi menuju Asia Tenggara

Dalam sistem keamanan modern, ini bukan sekadar pelarian.

Ini menunjukkan adanya jeda celah waktu antara operasi dan pembatasan pergerakan.

Detik-Detik Menuju Indonesia

Lyons akhirnya terdeteksi dalam sistem Interpol melalui notifikasi lintas negara. Informasi itu diteruskan cepat ke Indonesia.

Namun satu fakta tetap berdiri:

Ia sudah berada dalam pesawat internasional.

Dan ketika mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, aparat baru melakukan penangkapan.

Cepat, tepat tetapi di titik akhir.

Pertanyaan Awal yang Menggantung

Kasus ini langsung memunculkan pertanyaan mendasar:

Mengapa Red Notice tidak langsung menghentikan mobilitasnya?.

Apakah ada delay dalam sistem notifikasi global?.

Atau Lyons memang sudah menyiapkan jalur pelarian sejak awal?

Satu hal mulai terlihat jelas:

Ini bukan pelarian spontan. Ini pelarian yang kemungkinan sudah dirancang.

Red//Chen
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dari Eropa ke Bali: 24 Jam Pelarian Gembong Narkotika yang Menguak Celah Global

Terkini

Topik Populer

Iklan